Tampilkan postingan dengan label Plant. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Plant. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Januari 2013

Kenali 7 Makanan Kaya Zinc


Zinc atau juga dikenal sebagai seng, merupakan mineral penting yang dibutuhkan tubuh. Sayangnya, tidak banyak makanan yang kaya akan zinc, sehingga Anda harus lebih jeli dalam memilih makanan tersebut. Menurut para ahli medis, konsumsi zinc dalam jumlah tepat dapat membantu menyembuhkan diabetes dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Berikut adalah tujuh makanan yang mengandung banyak zinc, seperti dilansir Boldsky.

1. Kuning telur

Dokter sering menyarankan agar pasien menghindari kuning telur karena memiliki kadar kolesterol yang tinggi. Namun, kuning telur memiliki banyak manfaat kesehatan dan kandungan zinc yang tinggi.

2. Biji wijen

Biji wijen sangat kaya akan zinc. Biji wijen adalah salah satu jenis biji-bijian yang sehat dan kaya mineral, termasuk kalsium dan zinc.

3. Tiram

Tiram dikenal sebagai sumber makanan yang kaya akan zinc. Tiram memiliki kandungan zinc yang tinggi dan mereka membawa banyak mineral laut yang penting untuk tubuh Anda.

4. Hati sapi 

Setiap jenis hati biasanya mengandung nutrisi termasuk besi, kalsium, zinc, dan masih banyak lagi. 

5. Bawang putih 

Bawang putih merupakan rempah-rempah yang dikenal dengan kandungan zinc yang tinggi dan memiliki sifat anti-jamur.

6. Daging merah

Daging merah, terutama domba dan sapi, mengandung jumlah zinc yang sangat tinggi. Pria juga bisa mendapatkan dosis ekstra protein dari daging merah tanpa lemak.

7. Jamur 

Jamur kaya akan mineral penting, termasuk zinc. Zinc memiliki peran penting untuk kesehatan tubuh, seperti mencegah ketombe dan penyakit kulit lainnya. 

Pria perlu mengonsumsi makanan kaya zinc secara teratur untuk memelihara kadar testosteron (hormon pria). Selamat mencoba!

Sumber :: Merdeka.com

Sayuran berdaun hijau adalah sumber penyakit ?



Sudah banyak saran yang pasti sering Anda dengar agar lebih rajin makan sayuran berdaun hijau. Sebab sayuran jenis tersebut kaya akan serat, vitamin, dan mineral. Tetapi laporan terbaru dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di Amerika Serikat justru menyebutkan kalau sayuran hijau juga merupakan sumber penyakit. Benarkah?
Sebagaimana dilansir dari US News (29/01), CDC telah mengumpulkan 4.589 data yang berisi tentang kaitan antara makanan dan wabah penyakit yang menyerang manusia dari tahun 1998 sampai 2008.
Ternyata, buah-buahan dan sayuran bertanggung jawab atas 46 persen wabah penyakit tersebut. Bukan hanya itu, sayuran berdaun hijau diklaim menyumbang wabah penyakit paling besar di antara yang lain.
Sementara itu, untuk keluarga daging-dagingan, seperti unggas, sapi, dan babi, menyumbang kematian akibat wabah penyakit sebanyak 29 persen. Secara tidak langsung, adanya laporan ini seolah mengingatkan masyarakat agar tidak terlalu sering mengonsumsi sayuran hijau dan daging-dagingan.
Meskipun demikian, Dr Patricia Griffin, salah satu peneliti dari pemerintahan Amerika Serikat menyebutkan kalau masyarakat tidak perlu terlalu khawatir tentang penemuan ini.
"Semua makanan pada dasarnya menyehatkan. Tetapi, pastikan untuk mencucinya atau memasaknya dengan benar sebelum dikonsumsi," tegas Dr Griffin, seperti yang dikutip dariThe Daily News.
Misalnya, sebelum makan sayuran hijau, sebaiknya bersihkan atau masak dengan benar. Menyimpannya juga dibolehkan asal tidak dikemas dalam tempat yang kotor.
Kemudian untuk daging-dagingan, pastikan memasak dengan suhu yang tepat. Panduannya adalah 73 derajat Celsius saat memasak unggas, 62 derajat Celsius saat memasak daging utuh, dan 71 derajat Celsius saat memasak daging giling.
Sumber : merdeka.com