Tampilkan postingan dengan label Fruits. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fruits. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Februari 2013

Kiat Menurunkan Kolesterol Tanpa Obat



Obat penurun kolesterol menjadi tumpuan bagi sebagian orang yang malas menurunkan kolesterol dengan pendekatan konservatif seperti perubahan gaya hidup. 

Menurut penelitian sekitar 25 persen orang dewasa berusia di atas 45 tahun mengonsumsi obat penurun kolesterol golongan statin. Padahal, obat antikolesterol memiliki sejumlah efek samping, terutama berpengaruh pada penurunan gairah seksual.

Dalam studi terbaru yang dimuat dalam Journal of the American Medical Association, dibuktikan bahwa perubahan pola makan saja sudah cukup efektif untuk menurunkan kolesterol, terutama jika Anda tidak memiliki faktor risiko penyakit jantung lainnya. Dalam penelitian ini para peneliti mengikuti 345 orang dengan nilai kolesterol tinggi. Mereka diminta menjalani dua bagian pola makan rendah kolesterol selama 6 bulan.

Pada bagian pertama pola makan yang harus dilakoni adalah rendah asam lemak jenuh. Para partisipan diminta mengonsumsi lebih banyak sayuran dan buah serta memilih susu rendah lemak. 

Di kelompok kedua mereka diberi edukasi oleh ahli gizi untuk lebih mengonsumsi makanan penurun kolesterol seperti protein kedelai, kacang-kacangan, serta oat. Hasilnya, kelompok ini mengalami penurunan kolesterol tiga kali lebih tinggi dibandingkan kelompok yang menjalani pola makan rendah lemak jenuh. Meski begitu kedua kelompok ini berhasil menurunkan kolesterol seperti orang yang mengonsumsi obat antikolesterol.

Berikut ini beberapa cara mengurangi kolesterol yang bisa diaplikasikan dalam pola makan sehari-hari.

Sarapan
Untuk sarapan, kelompok pertama mengonsumsi sereal rendah lemak, sementara kelompok kedua mengonsumsi sereal oat dengan selai stroberi.

Camilan pagi

Untuk mengganjal rasa lapar menjelang makan siang, konsumsi buah-buahan segar seperti semangka, anggur, aprikot, atau pepaya. Boleh juga ditambah segenggam kacang almond atau susu kedelai. Bila bosan, campur semua bahan-bahan tadi lalu diblender menjadi smoothie.

Makan siang

Kedua kelompok mengonsumsi roti lapis yang terbuat dari roti serelia utuh. Sampurkan dengan daun selada, tomat, dan potongan tahu serta mentimun. Sebagai variasi, Anda boleh juga mengonsumsi pecel atau gado-gado tanpa nasi.

Camilan siang
Bawalah selalu buah-buahan segar, seperti pisang atau pepaya. Tambahkan oatmeal atau yogurt. Hindari cake dan kue kering lainnya.

Makan malam

Pilihan sehat untuk makan malam adalah pasta. Sumber protein yang disarankan adalah tahu, tempe, serta ikan.


Sumber : Kompas.com

4 Makanan Sumber Kolesterol Baik



Persepsi buruk sering sekali terlintas ketika seseorang mendengar kata lemak. Lemak tidak selamanya buruk bagi tubuh. Karena bagaimanapun juga, konsumsi lemak tetap dibutuhkan sebagai sumber energi.
Jenis lemak dalam makanan seperti, lemak trans, minyak terhidrogenasi, lemak jenuh dan beberapa minyak tropis, dapat menyebabkan ketidakseimbangan, peradangan kronis dan penyakit. Inilah jenis lemak yang harus dihindari.

Sedangkan minyak zaitun, kacang, biji-bijian dan biji minyak, minyak nabati yang belum diproses dan minyak non terhidrogenasi adalah pilihan lemak terbaik yang harus Anda konsumsi setiap hari.
Berikut ini adalah sumber makanan yang bisa meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh Anda:

1. Alpukat
Alpukat adalah buah yang memiliki kandungan tinggi lemak. Tetapi Anda tidak perlu khawatir, karena selain daging buahnya yang gurih, alpukat memiliki mengandung lemak baik (HDL). Kandungan lutein pada alpukat berkhasiat untuk membantu meningkatkan kualitas kesehatan mata dan kandungan klorofilnya merupakan sumber antioksidan.

2. Minyak kelapa murni

Minyak kelapa dapat menjadi pilihan terbaik sebagai menu makanan penutup yang sehat. Meski kegunaan minyak kelapa masih terus dipelajari, tapi manfaatnya telah diakui ampuh sebagi anti-bakteri, kaya akan vitamin K dan E dan zat besi. Beberapa riset bahkan mengindikasikan, minyak kelapa dapat membantu manajemen berat badan, karena mengurangi stres pada sistem endokrin.

3. Ikan
 

Beberapa jenis ikan mengandung lemak yang sangat baik bagi kesehata.  Salmon, sarden, herring, makarel dan tuna adalah jenis ikan yang mengandung asam lemak omega-3. Lemak pada ikan sangat dibutuhkan untuk membantu pertumbuhan, perkembangan fungsi otak, dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Asam lemak omega-3 juga dapat ditemukan pada tumbuhan laut seperti krill, alga, beberapa tanaman dan minyak kacang. Asam lemak omega-3 dapat membantu mengurangi kolesterol jahat (LDL), meningkatkan kolesterol baik (HDL), mengurangi peradangan dan mengurangi risiko penyakit jantung, kanker dan diabetes tipe 2. 

EPA (asam eicosapentaenoic) dan DHA (asam docosahexaenoic)  adalah tipe asam lemak omega-3 yang banyak ditemukan dalam minyak ikan untuk mengurangi resiko irama jantung abnormal yang mengakibatkan kematian mendadak dan penyakit jantung, menurut hasil studi di University of Maryland Medical Center .

4. Kacang-kacangan
 atau polong-polongan

Kacang-kacangan merupakan sumber nutrisi yang melindungi kesehatan Anda. Orang yang makan kacang secara teratur berisiko lebih rendah untuk meninggal akibat serangan jantung dan stroke ketimbang mereka yang makan sedikit, menurut studi di Harvard School of Public Health. Badan Pengawas Obat dan Makanan, Amerika Serikat (FDA) bahkan mengklaim, "makan- makanan yang mencakup satu ons kacang setiap hari dapat mengurangi risiko penyakit jantung."
Kebanyakan jenis kacang-kacangan mengandungan tingkat kolesterol jahat (LDL) yang rendah dan mampu meningkatkan kolesterol baik. Kenari misalnya, mengandung asam lemak omega-3 yang melindungi Anda dari ritme jantung abnormal yang mematikan dan pembekuan darah. Beberapa contoh jenis kacang yang mengandung omega 3 adalah kacang tanah, kacang merah, almond dan kenari.
Sumber : Kompas.com

Rabu, 30 Januari 2013

6 Jus 'Hijau' Penambah Energi Tubuh


Segelas jus segar memiliki dampak kesehatan serta manfaat gizi. Jus buah serta sayuran memiliki banyak protein dan vitamin yang terkandung di dalamnya. Itulah alasan mengapa banyak ahli kesehatan yang menyarankan untuk lebih sering mengonsumsi segelas jus buah atau sayuran secara teratur. Berikut adalah jus sehat yang dapat Anda coba di rumah, seperti dilansir Boldsky.

1. Jus pare

Jus pare sangat sehat karena dapat mengontrol diabetes dan juga membakar timbunan lemak dalam tubuh. Jika jus ini terlalu pahit untuk ditelan, tambahkan perasan lemon untuk menghilangkan rasa pahitnya yang tajam.

2. Jus bayam 

Jus sayuran berdaun hijau sangat kaya akan vitamin dan protein. Minum segelas jus bayam untuk membuat tubuh,kulit, rambut dan mata lebih sehat.

3. Jus kiwi 

Selain sehat, jus buah ini juga terbilang sangat lezat. Kiwi adalah buah yang dicari karena rasanya yang unik. Anda bisa menambahkan susu ke dalam jus kiwi untuk menguatkan rasa.

4. Jus brokoli 

Jus brokoli memiliki banyak manfaat gizi. Banyak orang mengonsumsi jus brokoli secara teratur untuk mendapatkan kulit yang bersinar dan juga melawan kanker. 

5. Jus seledri 

Jus ini memiliki efek kesehatan yang besar dan bersifat obat. Selain melawan kanker, seledri juga membantu pencernaan, menurunkan kolesterol jahat dan tekanan darah.

6. Jus daun peterseli

Daun peterseli dapat dikonsumsi sebagai sayuran mentah atau dibuat jus. Jus peterseli dapat menaikkan metabolisme tubuh, menyembuhkan anemia dan menghilangkan racun dari tubuh. Jus ini juga bertindak sebagai penyegar mulut alami.

Inilah enam jus hijau yang baik untuk kesehatan. Apalagi jika dikonsumsi secara teratur setiap hari. Selamat mencoba!

Sumber :: Merdeka.com